5 Utamakan performa daripada tampilan grafis. Cara memperlancar game berat di laptop dan pc yang terakhir adalah dengan mengatur sedemikian rupa settingan dalam game agar lebih fokus ke performa dibanding tampilan grafis. Kita bisa mengatur grafis pada settingan medium bahkan low dan utamakan settingan frame rate-nya.
3 Gunakan Software Pihak Ketiga. Langkah ini merupakan langkah terakhir yang bisa kamu coba. Jika semua langkah di atas gagal, maka kamu harus menginstal software pihak ketiga. Software ini dijamin ampuh untuk menghapus file atau folder yang tidak bisa dihapus. Tenang, software ini termasuk ringan dan mudah digunakan.
Tungguhingga selesai dan instal di komputer atau laptop kalian. Kemudian klik dua kali pada icon Update Assistant; Lalu klik “Update Now“ Setelah itu software akan mengecek laptop atau komputer kalian apakah bisa untuk mengupdate windows 10 ini. Jika cocok silahkan klik “Next” dan tunggu proses download selesai.
Windows10 menjanjikan peningkatan performa. Namun ada beberapa langkah yang baiknya dilakukan setelah menginstal pembaruan ini. Supaya kita dapat mendapatkan performa dan pengalaman yang lebih terbaik. Dikutip dari Windows Club, Selasa (4/8/2015), berikut langkah-langkah yang sebenarnya umum dan sering diabaikan, namun patut dan perlu
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd Hỗ Trợ Nợ Xấu. Asus VivoBook 14 K413F merupakan laptop yang pada dasarnya mirip dengan seri S14 M433. Seri ini launching pada tanggal 29 September 2020 untuk market Indonesia. Berikut speksifikasi Asus VivoBook 14 K413FA dan K413FQ yang resmi di Indonesia Intel Core™ i3 10110U Processor atau Intel Core™ i5 10210U Processor atau Intel Core™ i7 10510U Processor 8 GB DDR4 2400MHz SDRAM Onboard memory 512GB PCIe Gen3 x2 SSD Intel HD Graphics atau NVIDIA GeForce MX350 Windows 10 Home - ASUS recommends Windows 10 Pro for business. 169 LED-backlit FHD 1920x1080 Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC Harman Kardon audio system Illuminated chiclet keyboard Integrated Wi-Fi 6 ax 2x2, Bluetooth HD Webcam, Card Reader, HDMI x 1 1 x COMBO audio jack, 1 x Type-A USB Gen 1, 1 x Type-C USB USB Gen 1, 2 x USB ports, 1 x HDMI, 1 x micro SD card 3 -Cell 42 Wh Battery Weight kg with battery Garansi Resmi PT. ASUS Indonesia 2 Tahun FREE ASUS BAG Untuk harga MSRP-nya adalah Rp. / Rp. / Rp. Untuk review laptop ini sudah banyak di Youtube. Di artikel ini Elppas ingin membahas dari sudut pandang lain, yaitu melihat jeroan laptop Vivobook 14 K413 ini. Karena hal ini juga cukup penting untuk diketahui sebelum membeli laptop. Dengan melihat bagian dalam sebuah laptop, kita akan mengetahui apa saja yang bisa di upgrade untuk meningkatkan kinerja dan menyesuaikan dengan kebutuhan di masa depan. Untuk membongkar laptop ini, kita bisa melepaskan beberapa sekrup dibagian belakang atau bawah laptop. Dan inilah bagian dalam Asus VivoBook 14 K413 Bisa kita lihat disana ada sebuah heatsink untuk mendinginkan processor yang terhubung dengan sebuah heat-pipe ke sebuah cooling-fan. Ditengahnya terhubung juga ke chip GPU NVIDIA MX350 untuk seri K413FQ Core i5 & i7, tetapi tidak ada GPU discreet untuk seri K413FA Core i3. Dibawah cooling fan ada sebuah slot SSD yang sudah terisi SSD NVMe 512GB Gen3 x2. Ada juga slot SSD yang masih kosong di sebelah kanan porcessor sebagai opsi untuk tambahan/upgrade SSD. Jadi di laptop VivoBook 14 K413 ini ada dua buah slot SSD Disitu tidak ada slot untuk SSD/Hardisk 2,5". Jadi pastikan ketika mau upgrade membeli SSD saja baik SATA ataupun PCI NVMe. Baca Juga Penjelasan dan Perbandingan SATA 3 vs vs NVMe. Dibagian bawah processor ada RAM dual-channel sebesar 8GB DDR4 dengan speed 2400MHz yang di-solder secara permanen, tidak bisa dicopot sehingga tidak ada opsi untuk upgrade RAM. Sayang sekali ya tidak bisa upgrade RAM, jadi untuk model K413FQ ini kapasitas RAM mentok di 8GB, belum lagi terpotong oleh VRAM Intel HD Graphics untuk model K413FA. Terakhir ada baterai 3-cell yang memenuhi bagian bawah dengan kapasitas sebesar 42Wh. Jika suatu saat perlu ganti baterai, caranya tinggal buka saja casing belakang, lalu lepas beberapa sekrup yang menahan baterai dan cabut konektor baterai. Sebelum membeli baterai pengganti, jika ingin mengganti sendiri, berikut spesifikasi baterai Asus VivoBook 14 K413 Model B31N1911 Jenis Li-Polymer Battery Kapasitas 3640mAhtypical/3550mAhrated Jika ingin mengganti baterai yang original, lebih baik datang saja ke Asus Service Center resmi untuk ganti baterai di tempat. Baca Juga Bongkar Laptop ASUS VIVOBOOK S14 M433IA, Opsi Upgrade SSD RAM?, dan Ganti Baterai Nah, itulah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membeli laptop ini. Pastikan RAM 8GB cukup untuk kebutuhan Anda, karena sudah mentok tidak bisa di-upgrade lagi. Tapi jika Anda sudah terlanjur membeli dan ingin upgrade, ya satu-satunya pilihan hanya bisa menambah kapasitas SSD Sumber foto NerdReviewID.
Apakah Laptop Bisa Di-Upgrade? – Saya yakin akan ada cukup banyak hal yang akan dipertimbangkan saat memutuskan untuk membeli sebuah laptop. Mulai dari pertimbangan dari sisi budget, fitur, performa, dan lain sebagainya. Sangat wajar rasanya, mengingat laptop itu bukanlah sebuah barang “murah” yang bisa dibeli setiap bulan. Bahkan bagi sebagian besar orang, mungkin akan butuh waktu bertahun-tahun untuk menabung agar bisa membeli sebuah laptop. Perkara budget memang menjadi salah satu kendala utama pada saat ingin membeli sebuah laptop. Seperti yang kita ketahui bersama, laptop yang beredar di Indonesia itu berada di kisaran harga mulai dari 4 jutaan, hingga 100 juta keatas. Kalau untuk smartphone sih, kita beli yang 3 jutaan saja sudah bisa dapat hape yang lumayan bagus. Sedangkan kalau laptop? Budget 4 jutaan saja biasanya baru akan cukup untuk membeli laptop entry level. Laptop di budget 6 sampai 7 jutaan pun masih terbilang nanggung. Kalau mau yang bagus dari sisi performa dan fitur, paling tidak kita wajib menyiapkan dana sekitar 12 sampai 14 juta. Itupun kita masih harus dihadapkan pada pilihan apakah akan membeli laptop di kategori ultrabook, laptop “biasa” dengan performa lumayan tinggi, atau laptop gaming? BACA JUGA Bedanya Laptop Mahal vs Laptop Murah Nah biasanya, keterbatasan budget akan memaksa kita untuk memilih laptop yang terbilang nanggung dari sisi performa. Dan hal ini akan membuat kita merasa dilema. Apakah mau beli sekarang dengan budget yang ada, atau mau nabung lagi agar bisa membeli laptop dengan performa yang ideal? Kalaupun mau nabung lagi, pasti harus menunggu lama. Sementara kita butuh untuk membeli laptop saat ini juga. Sedangkan kalau membeli laptop “nanggung” dengan budget yang ada, takutnya bakal kurang nyaman dan kurang maksimal. Padahal kan, laptop itu bakal digunakan untuk jangka panjang? Berangkat dari keterpaksaan tersebut, biasanya orang akan tetap memilih untuk membeli laptop yang terbilang nanggung, dan berpikir untuk melakukan upgrade saja di kemudian hari. Yang jadi pertanyaan adalah, apa benar laptop bisa di-upgrade? Kalaupun bisa, komponen mana saja yang memungkinkan untuk di-upgrade? Faktanya, tidak semua laptop akan bisa di-upgrade. Dalam arti, sebagian laptop memang bisa di-upgrade, dan sebagian yang lain tidak bisa. Biasanya, kita bisa memperkirakan apakah sebuah laptop akan bisa di-upgrade atau tidak, hanya dengan melihat dari sisi form factor ataupun kategorinya. Seperti yang kita ketahui bersama, laptop itu ada berbagai macam form factor dan juga kategorinya. Tak hanya laptop gaming dan ultrabook saja, tapi juga ada laptop convertible, ataupun laptop detachable. Nah biasanya, laptop dengan form factor detachable itu tidak bisa di-upgrade. Lalu, laptop dengan form factor convertible dan laptop di kategori ultrabook, itu kebanyakan juga tidak bisa di-upgrade. Apalagi kalau ternyata fisik laptopnya sangat tipis. BACA JUGA Mengenal Form Factor Laptop Bedanya Laptop Clamshell, Convertible & Detachable? Memang sih, sebagian laptop di kategori ultrabook ataupun dengan form factor convertible itu ada yang bisa di-upgrade. Tapi akan sangat jarang ditemukan. Dari sekian banyak ultrabook dan laptop convertible yang beredar di pasaran, paling hanya satu-dua saja yang bisa di-upgrade. Kecuali jika laptop tersebut masuk dalam kategori laptop bisnis, kemungkinan untuk bisa di-upgrade akan semakin besar. Sedangkan untuk laptop gaming dengan form factor clamshell dan juga laptop biasa yang terbilang tidak terlalu tipis, kemungkinan besar akan punya pilihan untuk bisa di-upgrade. Dan kabar baiknya, laptop-laptop kelas mainstream yang terbilang nanggung dan juga laptop kelas entry level, biasanya akan bisa di-upgrade. Walau demikian, kita wajib memastikan apakah benar laptop yang kita incar itu bisa di-upgrade atau tidak. Jangan sampai kita menyesal karena setelah membeli laptopnya, ternyata malah tidak bisa di-upgrade. Biasanya, kita bisa mengetahui apakah laptop bisa di-upgrade atau tidak, dengan melihat keterangan pada spesifikasi laptopnya. Jika ada keterangan “upgradable”, maka itu artinya laptop bisa di-upgrade. Atau untuk lebih meyakinkan lagi, tanyakan saja langsung ke social media dari brand laptop yang kamu incar tersebut. Komponen Apa Yang Bisa Di Upgrade Pada Laptop? Tidak seperti PC, kita tidak bisa seenaknya mengganti dan melakukan upgrade pada semua komponen yang ada pada laptop. Dan hanya ada dua komponen yang bisa kita ganti ataupun upgrade. Yaitu RAM, dan juga storage penyimpanan. Walau demikian, ada hal lain yang perlu diperhatikan juga. Sebagian laptop, hanya akan bisa di-upgrade pada bagian RAM nya saja, tapi tidak bisa pada bagian storage. Dan ada juga yang bisa di-upgrade keduanya. Upgrade RAM Laptop Untuk soal upgrade RAM memperbesar kapasitas RAM, biasanya akan terdapat beberapa pilihan. Pertama adalah pilihan untuk menambahkan satu keping RAM, atau mengganti satu keping RAM dengan kapasitas yang lebih besar, ataupun mengganti satu keping RAM dengan kapasitas yang lebih besar plus menambah satu keping RAM lagi memasangkan dua keping RAM baru. Hal itu tergantung pada ketersediaan slot RAM pada laptop. Sebagian laptop akan punya satu keping RAM yang tersolder biasanya ada keterangan “soldered” dan tidak bisa dilepas, lalu menyediakan satu slot kosong agar kita bisa menambah satu keping RAM. Lalu, ada juga laptop yang juga punya satu keping RAM yang tersolder, plus satu keping RAM yang bisa dilepas. Nah, RAM yang bisa dilepas inilah yang memungkinkan kita untuk melakukan upgrade, dengan cara menggantinya dengan kepingan RAM baru yang punya kapasitas lebih besar. Lalu, ada juga laptop yang punya dua buah slot RAM yang keduanya bisa dilepas. Hal ini memungkinkan kita untuk menambahkan satu keping RAM atau mengganti salah satunya jika ternyata kedua slot RAM sudah terisi, atau juga bisa mengganti semua keping RAM yang ada pada laptop dengan dua keping RAM baru yang punya kapasitas lebih besar. Biasanya, laptop yang punya body lumayan tipis akan memiliki konfigurasi salah satu RAM tersolder. Sementara untuk laptop biasa dan juga laptop gaming, umumnya akan punya konfigurasi dua slot RAM yang bisa dilepas. Upgrade Storage Laptop Berbeda dengan konfigurasi upgrade pada RAM, terkadang kita hanya akan bisa mengganti storage dengan kapasitas yang lebih besar. Karena cukup jarang ada laptop yang menyediakan slot tambahan pada storage agar bisa memasangkan dua storage sekaligus. Hal yang perlu diperhatikan adalah, kita harus tau apakah laptop menggunakan storage berjenis HDD, SSD SATA3, atau SSD Dan jika ada slot tambahan, kita juga harus tau jenis slot storage apa yang disediakan pada laptop tersebut? Jika laptop menggunakan storage berjenis HDD dan atau punya slot tambahan untuk HDD, maka kita akan bisa mengganti atau menambahkan storage berjenis HDD, atau bisa juga mengganti atau menambahkan storage berjenis SSD SATA3. Dan jika bicara soal upgrade, biasanya orang akan lebih memilih untuk menambahkan atau mengganti HDD yang ada di laptopnya dengan SSD SATA3. Yang tujuannya adalah untuk membuat performa laptop lebih meningkat. Seperti yang sudah pernah saya jelaskan pada tulisan tentang bedanya HDD dengan SSD. Lalu, jika penyimpanan pada laptop menggunakan SSD ini sebenarnya agak sedikit lebih ribet. Karena SSD sendiri terbagi dalam dua kategori utama. Yaitu SSD SATA, atau SSD NVMe, dan juga ukuran fisik yang berbeda. Sederhananya, jika laptop tersebut menggunakan atau punya slot SSD SATA, maka ia hanya akan bisa dipasangkan keping SSD SATA juga. Begitupun juga pada laptop yang punya slot SSD NVMe, maka ia hanya akan bisa dipasangkan dengan keping SSD NVMe juga. Khusus untuk SSD NVMe, perlu diperhatikan juga apakah ia menggunakan interface PCIe x1, PCIe x2, atau PCIe x4? Gimana, makin pusing? Tenang, sederhananya begini Kita hanya perlu melihat spesifikasi laptop, khususnya pada bagian storage. Jika misalnya ia menggunakan NVMe PCIe x4 SSD berkapasitas 512GB, maka kita hanya perlu menyamakan jenis SSD nya, dan mencari kapasitas yang lebih besar. Yaitu NVMe PCIe x4 SSD berkapasitas 1TB. Lalu untuk soal ukuran fisik, biasanya akan ada keterangan berupa kode seperti 2230, 2242, 2260, dan 2280. Tenang, jangan pusing dulu. Maksud dari kode tersebut adalah ukuran lebar dan juga panjangnnya. Pada 2230, lebar keping SSD nya adalah 22mm, dan panjangnya 30mm. Sedangkan pada 2280, ia memiliki lebar 22mm, dan panjang 80mm. Pada laptop jaman sekarang, umumnya mereka menggunakan SSD dengan ukuran 2280. Namun jika misalnya kamu ingin memastikan, ukurlah dimensi panjang dari SSD atau slot SSD yang ada pada laptop milikmu. Jika panjangnya adalah 80mm, maka ukuran yang benar adalah 2280. Nah, itulah penjelasan singkat untuk menjawab pertanyaan soal apakah laptop bisa di upgrade atau tidak. Serta, bagian mana saja yang bisa di upgrade. Jika kamu adalah pemula yang baru dalam tahap belajar menggunakan laptop, maka saya sarankan bagi kamu untuk membaca kumpulan tulisan tentang cara menggunakan laptop dengan baik dan benar agar kamu bisa lebih cepat mahir dalam menggunakan laptop.
Punya laptop tentu sangat menyenangkan bukan? Apalagi buat dukung segala kegiatan sehari-hari kalian dengan kemudahan mobilitas yang bisa dipakai dimana saja. Sayangnya, laptop punya keterbatasan dalam hal kinerja, sehingga upgrade jadi sesuatu yang wajib kalian lakukan buat dongkrak performa jauh lebih seru. Pertanyaannya, apa aja sih komponen yang bisa diupgrade pada laptop? Karena pada dasarnya, enggak semua komponen yang ada di perangkat portable tersebut bisa diubah sepenuhnya. Selain itu, kali ini juga kita bakal bahas perangkat pendukung yang ideal dan bisa kalian pertimbangkan. Baca juga Gini Cara Mudah Overclock Prosesor & Beberapa Hal Sebelum Mulai Komponen Laptop Yang Bisa Diupgrade1. RAM2. Storage3. eGPUKesimpulan Baca Juga VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ Komponen Laptop Yang Bisa Diupgrade Ok, sebelum kalian pergi terlalu jauh, beberapa komponen yang bisa untuk diupgrade pada laptop secara DIY Do It Yourself sebenernya sangat terbatas, diantaranya adalah 1. RAM Pertama adalah RAM alias memori, dimana ini bisa menjadi langkah awal kalian untuk bisa mendapatkan performa yang lebih positif. Hanya saja, kalian perlu mengecek dulu ketersediaan slot yang kosong pada laptop yang kalian pakai, atau juga pengganti yang ideal jika ternyata slot memori yang ada sudah penuh. Sebelum membongkar, kalian bisa mengecek spesifikasi detail yang bisa kalian gali mengenai hal tersebut di situs resmi produsen atau beberapa review laptop yang mengungkap komponen yang ada didalamnya. Kemudian kompabilitas, dimana kalian juga perlu mengetahui secara pasti tipe memori yang dipakai, termasuk dukungan memori. Misal, pilihan memori yang ada di laptop kalian memakai tipe DDR4 dengan speed default berada di 2400Mhz. Padahal, laptop kalian sebenernya masih mendukung pilihan speed yang lebih tinggi misal hingga 2666Mhz. Idealnya, jika kalian hanya ingin upgrade dengan cara menambah slot kosong, maka pilihan speed harus disesuaikan dengan pilihan yang udah tersedia, yaitu satu tipe dengan RAM bawaan. Dan jika memungkinkan, pilihan sesuai dengaan satu merk baik kapasitas maupun speed bisa jadi solusi pastinya. Namun jika kalian ingin upgrade sepenuhnya demi terciptanya kinerja yang lebih baik, maka kalian bisa mengganti semua slot dengan satu set utuh sesuai dengan dukungan memori pada laptop tersebut. Misal kalian ingin upgrade sepenuhnya dengan memori 16GB DDR4 pada kecepatan 2666Mhz, maka mau tidak mau RAM default enggak akan terpakai dan diganti sepenuhnya dengan pilihan yang lebih baru. 2. Storage Kemudian upgrade ideal berikutnya adalah storage, dimana ada dua kemungkinan yang bisa kalian lakukan. Yaitu tambah storage dengan ketersediaan slot kosong, misal jika laptop kalian dukung slot kalian bisa membeli SSD dalam bentuk faktor sebagai tempat utama untuk sistem operasi. Perlu diingat juga bahwa SSD memiliki banyak varian, termasuk tipe NVMe. Dan nyatanya, tidak semua laptop mendukung tipe ini, jadi untuk pastinya, cek dulu spesifikasi di web resmi atau review mengenai dukungan hal tersebut. Namun jika laptop kalian enggak dukung slot maka hal terbaiknya adalah mengganti storage utama, misal HDD dengan SSD Upgrade ini sangat memungkinkan dan bisa kalian lakukan sendiri tanpa perlu banyak pengorbanan, meskipun kalian harus menyimpan dulu file penting. Disisi lain, kalian sebenernya masih bisa pake HDD lama secara portable melalui hdd enclosure, sehingga tidak ada komponen yang sama sekali terbuang atau tidak bisa dipakai. 3. eGPU Jika kalian pengen dobrak kinerja jauh lebih seru, khususnya buat kegiatan gaming maupun editing, namun laptop kalian memiliki keterbatasan GPU yang benar-benar tidak memungkinkan semua hal tersebut, maka perangkat ketiga seperti eGPU bisa jadi solusi pastinya. eGPU itu sendiri berarti External Graphics Processing Unit, dimana kalian bisa pasang kartu grafis external pada laptop kalian secara terpisah. Sayangnya, ini butuh biaya dan koneksi tinggi, misal lewat port Thunderbolt. Disamping itu, kalian perlu beli VGA secara terpisah, sehingga anggaran extra perlu kalian siapin. Ada banyak eGPu hebat di luar sana, bahkan kini ada eGPU enclosure dengan biaya yang lebih murah. Kalian bisa mencobanya dengan catatan resiko ada ditangan kalian. Bagaimana dengan port USB, misal Port USB Type C atau standar, apakah masih bisa memungkinkan? Sebenernya masih bisa dibilang bisa untuk ngangkat VGA sekelas RX 580, namun kinerja enggak akan maksimal, bahkan hanya mencapai performa setengahnya saja. Keterbatasan bandwith melalui port tersebut menjadi alasan utamanya. Namun jika laptop kalian memiliki port Thunderbolt, tentu memakai eGPU tidak akan bermasalah. Malahan, laptop kalian bisa sekencang PC saat bermainn game atau kegiatan editing yang butuh grafis extra. Kesimpulan Terlepas dari semua hal yang telah kita ungkap ataupun belum, upgrade laptop pada beberapa komponen inti pada dasarnya akan membawa kinerja bisa jauh lebih seru dan efektif, terlebih lagi bisa dukung segala kegiatan melalui perangkat portable ini akan jauh lebih menyenangkan. Cuman, kalian perlu cek dulu masalah kompabilitas, dukungan maupun anggaran extra yang bakal kalian keluarkan. Ini setidaknya bisa menjaga dari semua yang bakal kalian lakukan akan baik-baik saja demi terciptanya aset berharga yang jauh lebih Panjang. Harapan kami pastinya, semoga bermanfaat. Baca Juga Gini Cara Mudah Overclock Prosesor & Beberapa Hal Sebelum Mulai Laptop Gaming ROG Terbaru Kini Makin Powerful, 10th Gen Intel Core H-series Inside Pre-Order Motherboard Z490 Dari ASUS Kini Sudah Tersedia T-Force Delta Max SSD Review RGB Lighting Yang Lebih Berkelas VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ
24 Juni 2022 K Andy. H. Nst Gambar Oleh Punya laptop lambat memang terasa menjengkelkan, apalagi terjadi lemot saat momen penting pastinya bisa bikin malu-maluin. Dari proses startup lambat, membuka aplikasi lemot, bahkan sesekali muncul pesan window not responding. Agar laptop menjadi lebih kencang dan responsif, upgrade laptop bisa menjadi pilihan tepat. Jika kamu memiliki laptop berspesifikasi rendah kentang dan berniat melakukan upgrade, mari simak tutorial upgrade laptop berikut ini. Daftar isi Kenali Bagian Laptop Yang Bisa Di Upgrade Cara Upgrade Hard Disk Laptop Cara Upgrade Memori RAM Laptop Cara Upgrade Wireless Network Card Laptop Kenali Bagian Laptop Yang Bisa Di Upgrade Berbeda halnya dengan komputer atau PC desktop, laptop memiliki keterbatasan dalam hal upgrade. Apa saja bagian laptop yang dapat diupgrade Media Penyimpanan atau storage atau disebut Hard Disk Memori terkadang disebut memori RAM Wireless Network Card, atau wifi network card Ketiga komponen ini adalah bagian paling umum diupgrade. Walaupun dalam beberapa kasus ada laptop dapat diupgrade baterai atau layarnya. Namun hanya tersedia pada laptop model tertentu dan tidak menambah kecepatan performa laptop. Perhatian Hard disk, RAM, dan wifi card dapat kamu upgrade sendiri seperti tertulis pada artikel ini, namun dalam melakukan upgrade komponen ini kami tetap menyarankan kamu membawa laptop ke teknisi profesional / toko komputer. Berikut langkah cara upgrade laptop, bisa dipraktekkan pada berbagai merk seperti Asus, Acer, HP, dan lainnya. Cara Upgrade Hard Disk Laptop Hard disk memiliki performa sangat lambat, kemampuan membaca data hanya rata-rata 60 Mb/detik. Jika menggunakan media penyimpanan jenis SSD atau Solid State Drive kecepatan bisa jauh lebih kencang, yaitu rata-rata 550 Mb/detik. Dengan mengupgrade HDD kamu yang super lemot itu ke jenis SSD maka kecepatan baca/tulis laptop meningkat hampir 10x lebih cepat. Efek paling terasa adalah startup sistem operasi Windows terasa jauh lebih cepat, membuka aplikasi jadi enteng, dan proses restart-shutdown lebih kencang. Hemat waktu! Cara upgrade laptop bagian pertama, upgrade HDD laptop ke SSD Backup data-data terlebih dahulu ke tempat lain, seperti USB flashdrive penting Matikan / shutdown laptop, lepaskan charger dari sumber listrik. Tutup laptop dan balikkan, lalu tempatkan pada meja rata. Lebih baik jika dialasi ]kain agar tidak tergores. Tarik pengait baterai, caranya tarik pengait ke arah luar. Beberapa jenis laptop memiliki baterai tanam, jika demikian, maka baterai perlu dilepaskan setelah membuka casing penutup bawah laptop. Lepaskan baterai. Buka baut casing penutup bawah laptop pakai obeng. Lalu lepaskan tutup casingnya. Lakukan secara hati-hati agar tidak merusak casing laptop. Temukan posisi Hard Disk. Lalu buka baut pengunci Hard Disk menggunakan obeng. Lepaskan kabel konektor SATA yang terpasang ke Hard Disk Jika menggunakan kabel konektor Lepaskan Hard Disk. Simpan Hard Disk lama di tempat aman. Pasang SSD baru di tempat sama seperti posisi Hard Disk sebelumnya. Pasang kembali semua baut seperti sediakala. Pastikan baterai tanam terpasang kembali dengan benar, lalu pasang tutup casing laptop. Pasang charger, sambungkan kembali ke sumber listrik. Lakukan instalasi sistem operasi Windows. Software windows dapat diunduh pada website resmi Microsoft Perlu diketahui bahwa SSD memiliki beberapa tipe, diantaranya SSD SATA, SSD dan SSD NVMe. Perbedaannya adalah, ukuran dimensi serta kecepatannya. Hampir semua jenis laptop mendukung SSD SATA. Jadi jika kamu ingin membeli SSD atau SSD NVMe, harap pertimbangkan ketersediaan slot didalam laptop. Untuk mengetahuinya, kamu bisa membaca manual laptop, mencari informasi di website resminya, atau melihat langsung kedalam laptop tersebut. Berikut daftar referensi harga SSD laptop yang dijual dipasaran Merk Type SSD Kapasitas Speed Harga Kingston UV400 SATA 240 GB 550 Mb/s Rp. Kingston A400 240 GB 520 Mb/s Rp. Kingston NV1 NVMe 500 GB 1700 Mb/s Rp. Apacer AS340 SATA 256 GB 560 Mb/s Rp. Apacer AST280 480 GB 520 Mb/s Rp. Apacer AS2280P4 NVMe 512 GB 3000 Mb/s Rp. Samsung 870 EVO SATA 500 GB 560 Mb/s Rp. Samsung 980 NVMe 250 GB 2900 Mb/s Rp. Samsung 980 PRO NVMe 250 GB 6400 Mb/s Rp. Cara Upgrade Memori RAM Laptop Berbeda halnya dengan upgrade SSD, upgrade memori RAM akan memudahkan laptop dalam menyimpan data sementara. SSD adalah penyimpan non volatile, sedangkan memory adalah penyimpan volatile. Saat laptop membuka aplikasi bersamaan dalam jumlah besar, RAM berperan penting dalam menyimpan data kedalam ingatan sementara. Jika kapasitas RAM kurang, maka laptop akan mengambil sebagian porsi media penyimpanan hard disk untuk dijadikan memori sementara swapfile Singkatnya, ini akan mempertahankan performa laptop dalam kondisi terbaiknya, tanpa melambat akibat kepenuhan memori. Sebelum memulai, cek dahulu kapasitas memori terpasang di laptop, serta ketersediaan slot tambahan. Jika ada slot tambahan kamu dapat memasang pada slot kosong, sehingga memori lama tetap terpakai. Jika tidak ada slot kosong maka pilihannya adalah mengganti memori lama dengan memori baru berkapasitas lebih besar. Cara mengetahui ketersediaan slot memori laptop diantaranya, membaca buku manual laptop, melihat informasi spesifikasi laptop pada website resmi, atau membuka laptop kemudian mengecek langsung jumlah slot memori RAM. Penting Sebelum membuka laptop, sentuh komponen berbahan logam seperti gagang pintu atau kran air untuk membuang listrik statis tersisa didalam tubuh. Bertujuan mencegah agar komponen sensitif dalam laptop tidak rusak. Cara upgrade laptop bagian kedua, upgrade memori RAM Matikan laptop, cabut charger dari sumber listrik. Tutup laptop lalu balikkan, usahakan tempatkan pada meja rata. Lepaskan baterainya, ditarik ke arah luar. Buka baut casing penutup bawah laptop dengan obeng, lalu lepaskan tutup Temukan posisi memori RAM. Lalu tarik pengait RAM ke arah luar, memori akan terlepas dengan sendirinya. Keluarkan memori RAM lama, lalu pasang memori RAM baru. Jika laptop memiliki slot memori ekstra, kamu dapat mengabaikan langkah nomor 6, langsung memasang memori upgrade pada slot kosong. Jika baterai tanam, pasang kembali baterai lalu tutup casing laptop, pastikan semuanya terpasang kembali dengan benar. Hidupkan laptop, lalu biarkan sampai masuk pada tampilan sistem operasi Windows. Buka Task Manager Ctrl + Shift + Esc, lalu pilih tab Performance Kinerja. Cek kapasitas memori RAM hasil upgrade. Berikut daftar referensi harga memori RAM laptop tersedia dipasaran Merk Type Kapasitas PC Frekuensi Harga Rp Kingston DDR3 8 GB 12800 1600 MHz Kingston DDR4 8 GB 21300 2666 MHz Apacer DDR3 8 GB 12800 1600 MHz Apacer DDR4 8 GB 21300 2666 MHz Samsung DDR3 8 GB 12800 1600 MHz Samsung DDR4 8 GB 21300 2666 MHz Cara Upgrade Wireless Network Card Laptop Untuk melakukan upgrade network card caranya sama seperti langkah pemasangan memori RAM, bedanya hanya perbedaan lokasi didalam laptop saja. Module wifi laptop Namun untuk mencari card kompatibel dengan laptop cukuplah sulit, harus menyesuaikan dengan slot bawaannya. Dan pilihan upgrade tersedia dipasaran cukup sulit ditemukan. Biasanya, upgrade ini ditujukan untuk menambah penerimaan jenis frekuensi wifi laptop. Misalnya yang umum adalah wifi frekuensi 5 GHz. Dengan mengupgrade ke jenis Dual Band, maka laptop dapat menggunakan performa wifi yang lebih baik. Demikian tutorial singkat cara upgrade laptop beserta referensi biayanya, semoga membantu!
apa saja yang bisa di upgrade pada laptop